Pengalaman Membeli iPhone Rekondisi Distributor Non-Resmi (iPhone 6)

Gambar iPhone 6

Saya akan menceritakan pengalaman saya setelah memutuskan untuk membeli sebuah handphone dari brand terkenal yaitu Apple. Saya membeli produk dari brand tersebut yaitu iPhone 6 Gold dengan internal 16gb. Saya membeli hp ini disalah satu mall dikawasan Jatinangor Sumedang, setelah memilih-memilih akhirnya saya dapat hp yg saya inginkan. Tetapi ternyata hp yg saya inginkan bergaransi PLATINUM(Distributor)atau lebih dikenal dengan iphone rekondisi. Saya akan jelaskan terlebih dahulu apa itu iPhone garansi distributor(rekondisi).

iPhone Garansi Distributor adalah iPhone sudah rusak lalu diperbaiki lagi oleh pihak ketiga seperti PLATINUM,B-Cell,dan BLESS. Mereka memperbaiki semua kerusakan seperti mulai dari LCD,HOUSING,MESIN,DLL hingga menyerupai unit baru lalu dijual kembali ke pasaran dengan harga yg lebih murah dari Apple resminya. Tetapi yg namanya pihak ketiga pasti bakal kurang sempurna dari pada buatan pabrik. Karena pihak ketiga telah mengganti part-part dari iphone tersebut dengan part KW yg pastinya kualitasnya sangat jauh dari ORIGINAL.

Ya kembali ke cerita saya. Pada saat itu saya memang awam sekali dalam dunia "periPhonenan", saya belum tau banyak informasi tentang iPhone. Makanya saya langsung beli saja tanpa riset terlebih dahulu. Itu kebodohan saya sih memang tapi mau gimana udah terlanjur hehehe :(((
Lalu saya cek terlebih dahulu, barangnya memang terlihat "memuaskan" dari layar jernih, kamera bagus dan fokusnya berjalan dengan baik, begitu juga dengan Touch ID nya lancar tanpa kendala, semua fitur dan fungsi normal. pada saat itu saya berpositif thinking saja. Akhirnya setelah negosiasi harga dan telah mencapai kesepakatan saya pun pulang dengan hati yg gembira hahaha :D

Tetapi keesokan harinya mulailah muncul gejala-gejala awalnya, layarnya muncul shadow biru dan lcdnya mun sedikit mengangkat padahal tidak pernah jatuh sama sekali. Tetapi karna semua fungsi masih normal saya memutuskan untuk tidak komplain ke konter hp tsb.Nah setelah pemakaian satu bulan barulah penyakit iPhone rekondisi muncul. Layar iphone saya tidak bisa disentuh sama sekali, pertamanya saya kira masalah software. dan saya coba restart hpnya kemudian bisa disentuh lagi. Tapi itu tidak lama setelah beberapa hari masalah itu kambuh lagi. saya coba tanya ke grup difacebook dan ternyata itu adalah kerusakan dari HARDWARE yaitu IC TOUCHSCREENYA yg rusak. saya coba cari cara digoogle tapi yg ada hp saya malah MATI TOTAL yaaa benar benar MATI TOTAL gak bisa dinyalakan .
Lalu saya komplain ke konter hpnya karna masih ada garansi satu tahun dari PLATINUM. Untungnya konter tsb masih menerima hp tsb dan menggaransikannya ke jakarta, mereka berjanji hp selesai dengan waktu 2 minggu. Setelah dua minggu menunggu ternyata belum ada kabar juga, ternyata hp tsb selesai digaransikan dalam 1 setengah bulan lamanya. Setelah itu saya langsung meluncur ke konter untuk mengambil hp saya. Saya ambil dan saya pake kembali tsb selama 2 bulanan, tetapi kemudian masalah sebelumnya datang kembali yaitu layar gabisa disentuh-_- dan hp saya juga kembali mati total. Padahal baru saja selesai diservice, kemudian saya komplain lagi ke konter hp tsb dan lalu mereka menggaransikannya kembali ke Service Center PLATINUM.

Lalu saya tunggu kabar dari konter tsb, 2 minggu kemudian saya dapat kabar bahwa hp saya sudah beres dibetulkan. kemudian saya ambil lagi dan berharap hp ini sudah bagus dan normal. EH tapi ternyata baru saja dua hari iPhone saya sudah mati lagi😡 saya benar benar kesal dan akhirnya saya memutuskan untuk menjualnya kembali.

Saya ingin menyampaikan kepada semua orang yg ingin membeli iphone sebaiknya harus lebih berhati hati lagi. Dan sebaiknya melakukan riset terlebih dahulu agar mendapatkan hasil yg memuaskan juga. Lebih baik second tapi garansi resmi daripada BARU tapi rekondisi (distributor). Sekian dulu curhat dari saya semoga bisa menjadi informasi yg bermanfaat bagi semuanya.

0 Response to "Pengalaman Membeli iPhone Rekondisi Distributor Non-Resmi (iPhone 6)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel